Thursday, January 26, 2012

Tips : Mempersehat dan Memperbesar Payudara Secara Alami

Payudara besar nan indah masih menjadi impian banyak wanita, hingga operasi berjuta-juta pun rela dilakukan. Tapi selain operasi, ada beberapa cara alami dan sehat yang bisa memperbesar payudara. Apa saja? Beberapa makanan dapat meningkatkan kadar hormon, seperti estrogen dan prolaktin, yang secara langsung dapat memperbesar ukuran dan bentuk jaringan payudara. Olahraga juga dapat memperkuat otot yang mencegah payudara kendur. Berikut beberapa cara sehat dan alami yang dapat membantu memperbesar payudara wanita :
1. Tahu dan tempe
2. Susu
3. Licorice (akar manis)
4. Adas
5. Latihan otot-otot dada
6. Latihan perut, punggung dan otot bahu
7. Pijat payudara

Perempuan Pembela Hak Pejalan Kaki

Perempuan misterius.doc
Dengan hati-hati perempuan itu berjalan melawan arah di trotoar yang dipenuhi pemotor yang melaju ke arah sebaliknya. Tak cuma berjalan, perempuan itu tampak berbicara kepada para pemotor, lalu beberapa saat para pemotor menurunkan motornya melewati trotoar. Terus menerus perempuan itu melawan arus, sendirian, tampak menasihati pemotor yang tak tahu diri menaiki trotoar, mengambil jalan pintas. Sekilas gambaran tersebut merupakan wujud keberanian untuk menuntut keadilan para pejalan kaki.

Kemunculan perempuan misterius pembela hak pejalan kaki mendapat acungan jempol. Perempuan misterius itu terlihat di sebuah video di Youtube yang berjudul 'Pembela Hak Pejalan Kaki'. Sudah lama memang, tapi video itu menjadi perbincangan seiring dengan insiden Minggu Kelabu yang menewaskan 9 pedestrian.

Video berdurasi 2 menit 38 detik ini tampak diambil di bawah Jembatan Semanggi, jalan yang diperuntukkan untuk pemotor. Dalam video ini terlihat perempuan berjilbab yang berjalan di trotoar. Mirisnya, trotoar tempat perempuan itu berjalan diambil haknya oleh para pemotor. Nah, siapakah perempuan misterius pemberani pembela hak pejalan kaki itu?

Wednesday, January 25, 2012

Miris : Sopir Bajaj yang Tewas Tertimpa Pohon Tak Dapat Santunan

ilustrasi : bajaj.
Miris seorang sopir bajaj bernama Warno berumur 54 warga tegal tewas dengan luka parah di kepala, dan patah tulang di pinggang.akibat tertimpa pohon tumbang di Jalan Dharmawangsa Raya, Jakarta Selatan.

Untuk urusan pohon tumbang dan tanaman yang mengganggu perlintasan seharusnya menjadi tanggung jawab dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman  setempat untuk melestarikan dan merawatnya. Karena ini sudah memasuki musim hujan seharusnya Dinas-dinas yang terkait sudah melakukan tindakan preventif untuk mengatasi permasalahan sehingga tidak terjadi masalah seperti hal yang terjadi ini.

Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta memastikan keluarga Warno tidak bisa mendapatkan santunan dari Pemprov DKI Jakarta. Sebab, pohon yang menimpa Warno berada di lingkungan sebuah perkantoran yang bukan menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta. Sesuai aturan asuransi ganti rugi akan diberikan kepada warga Jakarta jika pohon yang tumbang tersebut berada di bawah pemeliharaan Pemprov DKI Jakarta. Dan pohon-pohon yang berada dalam pemeliharaan Pemprov DKI adalah pohon-pohon yang umumnya tumbuh di pinggir jalan di Jakarta

Dengan demikian, pohon yang tumbang dan menimpa seorang sopir bajaj dan lima mobil di Jalan Dharmawangsa itu belum bisa dipastikan menjadi tanggung jawab siapa. aww



link : http://www.detiknews.com/read/2012/01/25/134243/1824503/10/sopir-bajaj-yang-tewas-tertimpa-pohon-tak-dapat-santunan?9922032

Lagi: Rekayasa kasus, Kakek Dituduh Mencuri Segenggam Merica

ilustrasi : kakek tua.
Lagi-lagi terdengar berita yang membuat rasa iba muncul. Seorang kakek yang berusia 66 tahun dituduh mencuri. Dan yang menjadi tuduhannya sebenarnya bukan uang berpuluh-puluh triliun seperti para tersangka kasus korupsi. Bayangkan hanya segenggam merica dengan tuduhan seberat 50 gram menjadi obyek untuk diajukan ke meja hijau. Dan yang diduga telah merekayasa kasus ini adalah Kapolsek yang sebenarnya menjadi pengayom rakyat, apakah seperti itulah tugas polisi???
Sungguh ironis Hukum peradilan di Indonesia. Ketika para koruptor merajalela malahan orang-orang kecil yang menjadi obyek hukum. Bisa saja ini merupakan rekayasa dari oknum-oknum tertentu untuk mengaburkan isu-isu.
Seperti teori-teori komunikasi yang berfungsi untuk mengaburkan pandangan dan mengalihkan isu. Kalau saja seperti in terus terjadi maka sampai kapan indonesia akan terbebas dari permasalahan moral seperti ini.
Kasus ini terjadi di makasar dan sudah memasuki sidang ketiga di Pengadilan Negeri Sinjai, Sulawesi Selatan. Dalam sidang ketiga ini, saksi-saksi yang meringankan menyebutkan Kapolsek Sinjai Selatan, AKP M. Yahya telah merekayasa berat dan jumlah barang bukti.
melihat fenomena tersebut rakyat kecil biasa menjadi korban untuk kepentingan tertentu. aww



link : http://www.detiknews.com/read/2012/01/25/134849/1824511/10/kakek-dituduh-mencuri-segenggam-merica-saksi-polisi-rekayasa-kasus?9922022

Opini : "Tugu Tani Tragedy"

Serba salah mmg tinggal d Indonesia..
~ Naek pesawat,,, jatuh...
~ Naek busway,,, digrepein...
~ Naek kereta,,, dicopet...
~ Naek angkot,,, diperkosa...
~ Udh jln kaki pun,,, msh ditabrak Xenia...
~ Bahkan mau ngesot aja,,, msh ditendang sm satpam..
Hadeeeeeuuuuuhhhhh repot y tinggal d Indonesia..???
Hikz hikz hikz.. :'(:-(:(
Sempet tertawa dengan update status temen via Facebook. tetapi setelah dipikir pikir...bener juga????.
Mobil Xenia Memakan Korban 9 Nyawa
Baru beberapa hari kemarin terjadi kecelakaan tunggal yang cukup tragis yang menimpa pejalan kaki. "Tragedi Tugu Tani" mengingatkan kita bahwa seorang pejalan kaki dan seorang yang menunggu di halte pun bisa menjadi korban kecelakaaan. Apalagi para pengendara motor dan mobil yang berada di jalan raya. Korbannya adalah anak2 kecil yang pulang sehabis bermain futsal, dan yang paling miris lagi adalah satu keluarga yang menunggu di halte sehabis pulang liburan weekend. 
Sungguh tragis, apa mau di kata ini adalah sebuah kesalahan dari pengendara mobil yang kehilangan kendali. Jelas kalau sadar pengendara pasti tidak akan menabrak para pejalan kaki apalagi orang yang menunggu di halte bus. Menurut analisa kepolisian yang dikutip dari berita televisi adalah para pengendara mobil tersebut menggunakan narkoba sejenis sabu yang membuat mereka hilang kesadaran. Polisi setempat sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai tragedi "Tugu Tani" tersebut. Kita tinggal tunggu saja, kebijakan hukuman yang diberikan oleh pihak yang berwajib. Apakah setara dengan korban manusia yang telah terjadi. aww. :-)
link : http://www.detiknews.com/read/2012/01/25/104905/1824179/10/ini-penjelasan-polisi-soal-2-hasil-tes-urine-afriyani-cs-yang-berbeda?991101mainnews